Porosindonesia.co.id – Sejumlah wartawan Nabire mengaku kecewa lantaran hendak mengkonfirmasi terkait kejadian pada sabtu (25/1) siang, di ketahui bahwa pihak kepolisian bersama tim gabungan berhasil meringkus di duga dua orang pelaku penyuplai senjata bagi Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KSB)

Atas Kejadian tersebut kejadian tersebut, sebuah rumah ikut terbakar, namun hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Polres Nabire kepada awak media.

Beberapa wartawan tersebut yakni, Priyono media Sinarpost.com, Andreas Rumyaan dari TVRI Papua, Arnold Saudila dari RRI Nabire.

Setelah mendatangi TKP, keempat wartawan ini langsung menuju Polres Nabire guna mengkonfirmasi terkait kejadian tersebut. Namun sangat di sayangkan Kapolres Nabire menyampaikan pihaknya tidak membutuhkan wartawan dan media.

Proyono dari Media Sinarpost.com menyampaikan bahwa Usai dari TKP “Saya” langsung menuju ke Polres Nabire sekitar pukul 17.00 WIB dengan tujuan hendak mengkonfirmasi kepada Kapolres terkait dugaan bunyi tembakan dan kebakaran di depan SMP Negeri 2, Kelurahan Bumiwonorejo, namun ternyata di Polres sudah ada tiga rekan wartawan lainnya.

“Saat di Polres Nabire, satu Temannya yaitu Andreas Rumyaan sempat menuju ke ruangan Kabag Ops, namun disarankan oleh Arnod Saudila bahwa sebaiknya kita konfirmasi langsung kepada pimpinannya (Kapolres) saja, kecuali Kapolres sudah
memberi perintah kepada Kabag untuk memberikan pernyataan, Akhirnya kami tunggu sampai pukul 19.00, ” Tutur Priyono Wartawan Sinarpos.com Sabtu malam (25/1/2020).

Lanjut Priyono, “keempatnya menuju pintu ruangan Kapolres, namun tiba – tiba Kapolres muncul dari belakang dan langsung menegur. Salah satu dari mereka menyampaika bahwa kami dari media, ijin mengkonfirmasi terkait kejadian di depan SMP N . Nabire, namun sayang maksut hendak mengkonfirmasi, jawaban yang kami dapat adalah  “saya tidak butuh media, saya tidak butuh wartawan’’ jawab Kapolres Nabire, dan Langsung beliau jalan begitu saja dan saat itu kami langsung bergegas pulang, “Tutur Priyono.

BACA JUGA :  Mikron Siapkan Posko Di titik Bencana Wilayah Bangka Belitung

Masih Lanjut Priyono, tugas wartawan adalah wajib mengkonfirmasi guna untuk pemberitaan dari pihak terkait agar tidak terjadi simpangsiur seperti
yang terjadi dalam pemberitaan, dalam hal ini tugas wartawan wajib mengkonfimasi guna keberimbangan dalam pemberitaan.

“Kita ini bukan pengemis berita. Kita hanya mau minta tanggapan Kapolres sebab banyak isu yang tidak benar atas kejadian tersebut. Kita ada UU yang atur tentang kerja wartawan dan kami bukan media abal – abal,” ucap Priyono dengan Nada kesal.

Kita bisa pahami sutuasi ini, Jika Pak Kapolres masih sibuk atau belum bisa kasih keterangan. Ya bilang saja ke wartawan kalau soal ini belum jelas dan tunggu dulu polisi kerja baru disampaikan, Jadi tindakan ini seakan media dan wartawan di Nabire tidak berharga mata Kapolres, “ujarnya.

Menurut Arnold Saudila dari RRI Nabire mengatakan kekecewaannya atas
pernyataan Kapolres Nabire. Arnold merasa saat itu wartawan sangat tidak dihargai,
padahal wartawan itu profesi yang sama dengan pekerja ahli lainnya.

Jangan harap saya kesana lagi tunggu ayam kentut dulu baru kesana, “kata Saudila dengan nada kesal.

Lain hal yang di samapikan Kontributur MetroTV, Reiner Windesi, bahwa dirinya saat itu tidak Polres Nabire dan hanya langsung ke TKP, Namun Kapolres belum dapat memberikan pernyataan atas kejadian tersebut.

Saya ke TKP, tapi Pak Kapolres belum kasih pernyataan sebab mungkin
saja masih dalam penyelidikan, ” terang Rein.

Menanggapi hal tersebut Saat di Konfirmasi melalui Via Whatsapp pada minggu (26/01) pukul 19.15 WIB, oleh awak Media Porosindonesia.co.id, Kapolres Nabire AKBP. Sonny M. Nugroho T, SIK. singkat menyampaikan bahwa, “Saya tidak pernah bicara seperti yang diberitakan, Tapi itu pendapat mereka, Silahkan saja.
Tugas rekan media memberitakan, Tugas saya bagaimana menciptakan situasi yang nyaman di wilayah hukum (wilkum) Polres Nabire. Terkadang itu membutuhkan proses. Mungkin untuk kecepatan informasi, media tidak sabar saja, “singkat Kapolres melalui Via Whatsapp. //RLD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here