Poros Indonesia, Babel – Wakil Ketua I DPRD Bangka, Mendra Kurniawan terima kunjungan DPRD Bangka Tengah yang di pimpin langsung Ketua DPRD Bangka Tengah, Me Hoa didampingi Komisi III di kantor DPRD Bangka, Jumat (15/5/2020).

Ketua DPRD Bangka Tengah, Me Hoa saat diwawancara wartawan menjelaskan, bahwa dalam kunjungan ini, Ingin mengetahui sejauh mana komunikasi dan koordinasi antar eksekutif dan legislatif Kabupaten Bangka dengan Provinsi Babel,  terkait permasalahan Jembatan Emas yang menghubungkan Pemkot Pangkalpinang dengan Kabupaten Bangka. Karena jembatan emas menjadi akses tercepat yang digunakan pasien rujukan Bangka Tengah ke RSUD Ir Soekarno Provinsi Bangka Belitung.

” Karena keterbatasan alat kesehatan dan dokter spesialis, Jembatan Emas menjadi akses tercepat dan, sebagai jembatan penghubung pasien rujukan dari rumah sakit Bangka Tengah ke RSUP Ir Soekarno pemprov Babel, selain itu yang menjadi rumah sakit rekomendasi yakni RS Bakti Timah dan RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang,” ujar Me Hoa.

Politisi Partai PDI Perjuangan ini menegaskan bahwa Fasilitas dan akses pelayanan kesehatan masyarakat menjadi prioritas. Apalagi dimasa pandemi Covid 19, semua serba hati – hati, Kita jangan selalu memikirkan bantuan sosial tapi pendampingan psikolosigis dan mentalitas juga diperlukan. Banyak dari masyarakat. bertanya tentang bansos kepada anggota dewan, karena merasa terdampak Covid-19.

” Untuk Bansos harus dibedakan, Apakah dari pribadi atau APBD. Kalau dari pribadi terserah kita, mau kasih sama siapa dan dimana, yang harus diawasi adalah bansos dari APBD. Ini latihan mental untuk kita (anggota dewan-red) karena politisi sejati jangan alergi dan bawa perasaan (Baper),” ungkapnya.

Ia menambahkan, Kami ingin mengetahui bagaimana Anggota DPRD Bangka sejauh ini koordinasi dengan pihak provinsi baik eksekutif atau sesama legislatif, Karena perbedaan anggaran yang dialokasikan APBD Pemprov ke Kabupaten dan Kota. baik disektor kesehatan dan pariwisata dan sektor lainnya, Tapi Kita percaya semua untuk kemajuan Provinsi Babel yang kita cinta.

BACA JUGA :  DPRD Kota Pangkalpinang Gelar Rapat Paripurna ke 15, Raperda Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD. Tahun 2019.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Bangka, Mendra Kurniawan menanggapi usulan dari DPRD Bangka Tengah terkait jembatan emas karena menjadi akses tercepat rujukan pasien dari rumah sakit Bangka Tengah.

” Masukan dari Ketua DPRD Bangka Tengah ( Me Hoa-red) akan kami teruskan ke pemkab Bangka untuk berkoordinasi dengan Pemkot Pangkalpinang, dan secara Kepartaian akan koordinasi kepada Gubernur tentang operasional dan pengelolaan jembatan emas, karena letak jembatan emas tersebut terdapat di wilayah Kabupaten Bangka dan Pemkot Pangkalpinang,” terang Mendra.

Lebih lanjut dikatakannya, Multiplier effect sangat banyak sekali bagi Pemkot Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka, apabila jembatan emas kembali beroperasional. Apalagi akan terwujudnya Pelabuhan Internasional yang berada di dekat kawasan jembatan emas tersebut.

” Ketika operasional dan transportasi jembatan emas lancar, multiplier effect banyak sekali. Diantaranya sektor kesehatan dan juga dapat menunjang sektor pariwisata serta membangkitkan sektor ekonomi, Kami akan koordinasi lintas kota provinsi untuk saling bersinergi, mencari solusi terbaik dalam permasalahan jembatan emas tersebut,” pungkas Politisi partai Gerindra ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here