Poros Indonesia – PT TEMAS Tbk  emiten pelayaran angkutan barang dengan kontainer melalui jalur laut ( kode saham “TMAS”) pada Kamis, 25 Juni 2020 telah menyelenggarakan RUPS Tahunan untuk Tahun Buku 2019 dan RUPS Luar Biasa. Acara dilanjutkan dengan keterbukaan informasi melalui Paparan Publik.

Penyelenggaraan RUPS Tahunan TMAS kali ini, dilaksanakan secara online /daring/Zoom Meeting, mengingat masih dalam kondisi Pandemi Covid-19,

Sutikno Khusumo Direktur Utama PT TEMAS Tbk mengatakan, ” Perseroan sepanjang tahun 2019 telah melakukan langkah – langkah strategis guna mengembangkan bisnis angkutan barang via laut ini, seperti dalam bidang untuk menjawab tantangan di era digital serta wujud komitmen TMAS dalam mensupport bisnis dan operasional Perseroan terutama meningkatkan volume angkutan kontainer.

Tidak hanya itu, kamipun telah mengembangkan bisnis anak – anak usaha Perseroan melalui Temas Port, Temas Shipping, dan Temas Depot.” Lebih lanjut dikatakan, pada tahun 2019 lalu, manajemen TMAS

telah melakukan re-branding dengan perubahan logo dan nama perusahaan dari PT Pelayaran Tempuran Emas Tbk menjadi PT TEMAS Tbk.

Direksi Perseroan telah mengangkat Direktur Baru bidang IT. Hal ini, Ganny Zheng – Direktur Keuangan TMAS menjelaskan, “Perseroan telah mencatat kinerja yang

cemerlang sepanjang tahun 2019 dengan meraih laba sebesar Rp 100 miliar atau naik 188% dibandingkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan pada entitas induk di tahun sebelumnya sebesar Rp 34,48 miliar. Peningkatan laba bersih TMAS seiring dengan naiknya pendapatan jasa Perseroan sebesar 8,18% menjadi Rp 2,51 triliun pada 2019 dibandingkan pada periode sama tahun lalu yakni sebesar Rp 2,32 triliun. Dilain sisi, Perseroan mampu melakukan efisiensi yang tercermin dari beban jasa TMAS yang hanya naik 2,87% dari Rp 2,09 triliun pada 2018 menjadi Rp 2,15 triliun di akhir 2019.

BACA JUGA :  Kementan Dorong Peningkatan Populasi dan Perbaikan Genetik Sapi dan kerbau di NTT

Dengan demikian, TMAS mampu membukukan laba kotor sebesar Rp 365,34 miliar atau meningkat 60,09% dibandingkan tahun 2018 yakni sebesar Rp.228,20miliar. Pada 2019, Perseroan juga berhasil membukukan laba dari selisih kurs sekitar Rp 37,60 miliar.

Padahal di akhir tahun 2018, Perseroan alami kerugian selisih kurs mencapai Rp 20,52 miliar. Hingga akhir 2019, TMAS mencatat jumlah total aset sebesar Rp 3,26 triliun atau mengalami kenaikan sebesar 15,19% ketimbang total aset pada tahun 2018 sebesar Rp 2,83 tritiun.

Di tengah Pandemi Covid 19 yang melanda Indonesia, Perseroan dalam salah satu mata acara RUPS Tahunan adalah Penetapan Penggunaan Laba Bersih Tahun Buku 2019. Dimana Perseroan menetapkan sebanyak 20% dari total laba bersih, yaitu sebesar kurang lebih Rp 20 miliar akan disisihkan sebagai dividen atau sebesar Rp 3.6 per lembar saham. Sisanya akan dibukukan sebagai laba ditahan.

Rencana Perseroan 2020 Guna menjaga kepercayaan pelanggan dari sisi ketepatan waktu serta daya angkut kargo, Perseroan terus memperbesar kapasitasnya dengan melakukan terobosan transformasi digital dalam mengantisipasi daya saing di era 4.0 ini. Untuk itu, Perseroan telah merekrut SDM yang handal dan profesional serta mengangkat Direktur Baru di bidang Teknologi Informasi. Seng Eng Iskandar

Direktur TEMAS Tbk yang membidangi Teknologi Informasi mengatakan, ” Perseroan pencapaian kinerja, siap untuk melakukan transformasi dalam meningkatkan daya saing digital mulai tahun 2020 ini. Apalagi TEMAS telah menjangkau destinasi ke sekitar 80 pelabuhan tujuan kota-kota di Indonesia dan merupakan captive market yang sangat besar ke depannya.

Tentunya, akan kami lakukan secara bertahap dalam proses penyesuaian sistem IT sebagai sarana penunjang serta mempertuas jangkauan pelayanan kepada pelanggan.”

BACA JUGA :  Komitmen Dukung Food Estate, Kementan Fokus Hasilkan Benih Bermutu di Humbang Hasundutan

Perseroan tetap mempertahankan armada maupun unit kontainer dan alat-alat pendukung yang ada. Bahkan, di samping adanya peremajaan armada, Perseroan pada tahun 2019 sebenarnya telah melakukan transaksi pembelian kapal, namun baru tiba di awal tahun 2020 dan menyesuaikan dengan kebutuhan Perseroan. ZEffAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here