Poros Indonesia,  Makassar Sulsel –Pengurus Perkumpulan Media Online Indonesia ( MOI ) DPW Provinsi Sulawesi Selatan dan DPC MOI Kabupaten Wajo dikukuhkan di Hotel Arthama, Jalan Haji Bau Makassar. Rabu malam, 9/9/20

Sebanyak 25 orang Pengurus DPW MOI Provinsi Sulawesi Selatan dan
20 orang dari DPC MOI kabupaten Wajo yang di kukuhkan kepengurusannya secara bersamaan.

Pengukuhan Pengurus DPW MOI Sulsel dan DPC MOI kabupaten Wajo oleh Ketua Umum DPP MOI Rudi Sembiring Meliala, didampingi Sekjen Drs HM. Yusuf Rizal, Ketua Harian Siruaya Utamawan, dihadiri langsung Pj Wali Kota Makassar Prof Rudi Djamaluddin.

Wali Kota Makassar, Prof. Rudy Djamaluddin, dalam sambutannya mengatakan bahwa kami sangat respon keberadaan MOI di sulsel, dimana memang saat ini media sangat di perlukan sebagai pengontrol dalam mengekspos informasi, sehingga tidak menjadi berita hoax. Dia berharap media menjadi sumber informasi yang bisa memberi edukasi kepada publik serta berita -berita yang di ekspos akurat dan bisa di pertanggung jawabkan.

“Media itu sendiri menjadi corong pemerintah untuk bersinergi kepada masyarakatnya, karena tanpa media maka pemerintah akan susah mengetahui situasi di masyarakat,”ujar pj walikota Makassar itu, juga pembina MOI Sulsel.

Prof Rudy pun menilai, media juga sebagai penyambung lidah masyarakat dan pemerintah, sebab medialah yang menmginformasikan berbagai kegiatan pemerintah.

Sementara itu, Muslimin Yunus Ketua DPW MOI Sulsel menegaskan MOI sebagai perkumpulan media, yang akan selalu mengedepankan sinergitas kepada semua pihak, terutama pemerintah.

Sementara, Ketua Umum DPP MOI Rudi Sembiring, menyampaikan bahwa di harapkan pengurus MOI yang barusan di kukuhkan, untuk mengembangkan sayap lebih luas lagi dan paling lama 1 tahun MOI sudah ada hasil di Sulsel ini.

BACA JUGA :  Ciptakan Kesehatan Lingkungan, Jambanisasi Kodam XVI/Pattimura Sasar Warga Kurang Mampu

” Kami berharap kepada pengurus MOI di Sulsel ini, supaya Perkumpulan Media Online Indonesia dapat merekrut pada media yang belum bergabung ke wadah lain, bahkan kami siap membantu 50 persen biaya kepengurusan PT serta Badan Hukum, bagi media siber yang mau bergabung di MOI, tapi belum ada Badan Hukum,” kata Rudy Sembiring, Rabu, 9/9/20, malam.

Selain pelantikan di Makassar bulan ini, juga masih terdapat beberapa lagi DPW yang akan kami kukuhkan di bulan ini juga,” kata Pengusaha Komoditi di NTB itu.

Sekjen MOI HM. Yusuf Rizal, menyampaikan bahwa nanti di MOI, kita akan programkan media bisa Go Internasional, namun sebelumnya kita mulai dari sekarang melakukan pembinaan bagi media yang sudah bergabung di MOI.

Dia menyampaikan bahwa perusahaan media yang sudah bergabung di MOI lebih kurang 62 perusahaan media, dan kalau tidak salah MOI merupakan peringkat pertama di antara wadah lain yang juga menangani masalah perusahaan media,” kata, Presiden Lira itu.

Ketua DPW MOI Sulsel, Muslimin, dalam penyampaiannya mengajak semua pengurus MOI seSulsel untuk sedapat mungkin melaksanakan tugas yang di berikan oleh DPP, termasuk juga teman-teman kita yang dari DPC MOI Wajo, yang di ketuai oleh saudara Marsose.

“Tugas dan tanggung jawab kita sesuai dengan job yang sudah di berikan berdasarkan SK DPP,” kata Muslimin.

Sementara Ketua DPC MOI Kabupaten Wajo setelah dikukuhkan menyampaikan ,kita akan segera menyusun program kerja untuk DPC MOI Wajo.Dan siap melaksanakan dan mengembang amanah,visi misi MOI (Media Online Indonesia) di kabupaten Wajo.

“Alhamdulillah DPC MOI Wajo resmi di kukuhkan,isyah Allah kita kembangkan dan segera menyusun program kerja di kabupaten Wajo.Kita akan mengembang amanah ini dan melaksanakan visi misi MOI di Wajo serta menjadi wadah dan corong informasi untuk masyarakat Wajo,”jelas Marsose yang juga ketua LAKI (Laskar Anti Korupsi Indonesia) kabupaten Wajo.

BACA JUGA :  Pertama di Sulawesi, Menkes Setujui Usulan PSBB Kota Makassar.

Turut hadir wali kota Makassar Prof. Rudi Djamaluddin, Ketua Umum DPP MOI Rudi Sembiring, Sekjen MOI HM. Yusuf Rizal, Ketua Harian MOI Siruaya Utamawan, personil Moi DPW dan DPC MOI Wajo, serta Lembaga Swadaya Masyarakat LIRA ( Lumbung Informasi Rakyat ) dan KPMP ( Komando Pejuang Merah Putih ) Makassar.(bustang busyairi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here