Poros Indonesia, Singkawang Kalbar – Kuasa Hukum Suprapto melakukan konfrensi pers di kantor Advokat Akbar Firmansyah S.H.,M.H di jalan Alianyang No.06 lt.2 Singkawang.

Dalam konferensi pers kuasa hukum Suprapto yakni Akbar Firmansyah SH.MH dan Deni Kristanto SH bertempat di kantor hukum Akbar Advocate & Legal Consultant menjelaskan bahwa kami berdua telah diberi kuasa oleh Suprapto. untuk membantu membela hak-haknya dihadapan hukum dan kami sampaikan lewat konfrensi pers ini, mengenai perkembangan pengaduan klien kami di Polres Singkawang tentang perbuatan melawan hukum diduga salah melakukan tindakan medis sehingga menghilangkan nyawa seseorang oleh oknum dokter berinisial VR di RS Harapan Bersama.

Masih Akbar bahwa Pengaduan Suprapto tertanggal 12 Agustus 2020, dan sesuai pemberian kuasa kepada kami tertanggal 12 September 2020. Dimana Pengaduan klien kami ke Polres Singkawang tentang tindak pidana mengenai salah melakukan tindakan medis oleh oknum dokter berisial VR di RS Harapan Bersama.

Setelah kami menerima surat kuasa dari klien kami Pak Suprapto kami langsung berkoordinasi dengan penyidik Polres, hasil dari koordinasi penyidik menyampaikan bahwa benar ada surat pengaduan saudara Suprapto kepada Polres Singkawang dan saat ini sedang kami dalami dan dalam tahap penyelidikan, dan disampaikan bahwa sudah tiga orang dokter dipanggil menghadap untuk klarifikasi dan dimintai keterangan. hari Senin kemarin kami sudah panggil oknum dr. RS Harapan Bersama yang berinisial VR dan RB namun alasannya katanya ada kegiatan di Pemkot Singkawang sehingga tidak bisa hadir dalam pemanggilan tersebut, namun kami akan menunggu sampai kedua dokter tersebut telah punya waktu untuk darang ke bagian Reskrim, jadi saat ini kami (penyidik) masih menunggu. Penyidik juga akan memanggil (mengundang) pihak dinas kesehatan untuk dimintai keterangan atas perkara yang sedang ditangani. Dan perlu kami sampaikan bahwa kenapa Bpk Suprapto tidak hadir dalam konfrensi pers ini dikarenakan klien kami saat ini sedang sakit sehingga tidak bisa berjalan jauh. tuturnya.

BACA JUGA :  Kenali Adat Papua, Satgas Yonif R 509 Kostrad Hadiri Acara Adat Bakar Batu

Denis Kristanto SH dalam keterangan pers nya mengatakan bahwa saat ini Pengaduan klien kami pak Suprapto sedang dalam penyelidikan oleh pihak penyidik Polres Singkawang tentang dugaan salah melakukan tindakan medis sehingga hilangnya nyawa seseorang atau disebut malpraktek oleh oknum dokter yang berinisial VR di RS Harapan Bersama. dalam keterangan Suprapto kepada kami selaku kuasa hukum mengatakan tiga dokter memeriksa penyakit istrinya dengan penyakit yang sama yaitu mioma. Intinya klien kami tidak bisa menerima apa yang telah dilakukan oleh oknum dokter RS Harapan Bersama, dimana dalam tindakan oknum dokter tersebut tidak bisa membuktikan penyakitnya setelah dibelah perutnya atau operasi, ucapnya.

Biro Singkawang (Jf).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here