Poros Indonesia, Pangkalpinang – Perkembangan peta zonasi wilayah penyebaran covid-19 dengan level risiko tinggi baik kabupaten/kota pekan ini masih menjadi catatan bersama.

Sekretaris BPBD Kota pangkalpinang, DEDY REVANDI, SH.MH seizin Kepala BPBD Kota Pangkalpinang, menyayangkan perang statement dimedsos terkait daerah yang masuk zona merah atau level risiko tinggi penyebaran covid-19 bertambah jumlahnya.

” Pada minggu terakhir Desember kemarin terjadi peningkatan yang cukup tinggi pada zona risiko tinggi melalui data yang masuk melalui BPBD kota Pangkalpinang, Jika pada minggu sebelumnnya terdapat 900 lebih kasus , pada minggu ini angkanya bertambah menjadi 1030 dikota pangkalpinang,” jelasnya memberi keterangan pers terkait perkembangan penanganan Covid-19 di Pangkalpinang, Jum’at (08/01/2021).

Anggota BPDB Pangkalpinang selaku petugas penanganan dan pencegahan Covid-19 bersama sama satuan tugas penanganan covid-19 Kota Pangkalpinang selalu berkoordinasi baik dengan pihak provinsi sampai tingkat pusat. sejauh ini , koordinasi kita sebatas kinerja , kebutuhan sarana dan prasarana, serta kendala dilapangan yang kita hadapi dalam penanganan covid-19, ” ucap Dedy.

Saat ini status Kota Pangkalpinang masuk dalam level risiko tinggi (ZONA MERAH) dalam penyebaran covid-19, ini yang harus kita pikirkan dan bekerja lebih ekstra, serta bersinergi sesama stakeholder dalam menekan semaksimal mungkin penyebaran covid-19 di Kota Pangkalpinang ini. Karena virus corona ini musuh kita bersama bukan hanya musuh 1ataupun 2 wilayah saja dan ini merupakan tanggung jawab bersama.

Dedy juga mengatakan prioritas utama dalam penanganan covid-19 ini menjadi hal yang sangat penting di BPBD Kota pangkalpinang sendiri dalam membantu Walikota Pangkalpinang selaku Ketua Satgas penanganan COVID-19 kota Pangkalpinang dalam koordinasi bersama pusat, provinsi, maupun daerah lain.

Untuk itu, saya berharap kepada Pemerintah Daerah, Dunia Usaha, Akademisi, dan Media beserta seluruh elemen masyarakat Kota Pangkalpinang untuk tetap mematuhi kebijakan yang telah ditetapkan serta selalu menerapkan Protokol kesehatan.

BACA JUGA :  Perayaan Imlek Nasional 2020, Perayaan Budaya, Milik Seluruh Komponen Bangsa

” Sosialisasi Protokol kesehatan setiap hari terus kita lakukan bersama tim satuan tugas penanganan covid-19 Kota Pangkalpinang di area – area yang dianggap titik rawan maupun pintu masuknya penyebaran covid-19 ini, seperti bandara, pasar, dan lainnya.

Perlu diketahui dalam beberapa pekan kemaren kita sudah menangani pasien yang meninggal dunia dengan prosedur pemakaman secara protokol covid-19 ada sekitar 10 pasien ” terang Dedy.

” Pandemi Covid-19 ini jangan kita tanggapi secara berlebihan apalagi di takuti, walaupun Kota Pangkalpinang dalam penyebaran covid-19 masuk dalam level resiko tinggi ( ZONA MERAH), dengan cara mentaati Prokes yang sudah di tetapkan, Insha Allah kita semua dilindungi dari wabah covid-19 ini. kami khususnya BPBD Kota Pangkalpinang selaku salah satu tim dalam penanganan covid-19 selalu siap apabila dibutuhkan setiap saat.”

” Sekali lagi saya berharap mari kita pedomani aturan terkait penanganan covid-19 dan aturan penetapan zona oleh pemerintah pusat. hilangkan perbedàan terkait status “ZONA” yang mengakibatkan keresahan dimasyarakat, mari kita bekerja bersama dalam penanganan covid-19 ini agar wabah covid-19 di Kota Pangkalpinang khususnya dan Provinsi Kep. Bangka Belitung pada umumnya segera teratasi dan masyarakatnya dapat beraktivitas secara normal kembali,” tegas Dedy.

[ PI ]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here