Poros Indonesia, Wajo sulsel — Kabar duka kembali menyelimuti umat Islam tanah air.
Mantan wakil sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Nadjamudin Ramli tutup usia.

Buya Nadjam, begitu dia disapa, meninggal di rumah sakit Santo Borromeus, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (20/2/2021) pada pukul 20.35 saat berjuang melawan Covid-19.

Ucapan belasungkawa pun mengalir dari berbagai kalangan, salah satunya dari Bupati Wajo, Amran Mahmud.

“Innalilllahi wainna Ilaihi rojiun, atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo dan pribadi saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya ke Rahmatullah Mantan Wasekjen MUI, Nadjamudin Ramli,” ucap Amran.

Bagi Amran Mahmud, Ustadz Nadjamuddin bukanlah sosok asing bagi masyarakat Wajo,tokoh Muhammadiyah ini diketahui beberapa kali ke Wajo memberikan bantuan untuk korban banjir dan pernah khatib Jumat di Masjid Agung Ummul Quraa Sengkang.

“Beliau pulalah yang memprakarsai Lipa’ Sabbe (Sarung Sutera) sebagai warisan budaya tak benda dari Wajo,” terangnya.

“Kami juga mendapat informasi bahwa selang 8 jam kemudian, istri beliau meninggal dunia menyusul suaminya” tambah Amran.

“Semoga Allah membalas jasa-jasa beliau bersama istri, ampuni segala dosa-dosa, serta memberikan tempat yang mulia di sisi-Nya. Aamiin,” tambah orang nomor satu Wajo ini.

Bupati Wajo diketahui terakhir bertemu dengan Buya Nadjam di Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan, saat membawa bantuan kemanusian untuk korban gempa bumi.

Dimana pada saat itu pula, almarhum memimpin tim MUI untuk membawa bantuan kemanuasiaan ke Masamba.

(humaswajo,editor bustwajo)

BACA JUGA :  Komitmen Dukung Food Estate, Kementan Fokus Hasilkan Benih Bermutu di Humbang Hasundutan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here