Bangka, Poros Indonesia – Pembagian masker dipimpin oleh Bupati Bangka Mulkan SH MH, turut serta wakil bupati Bangka Syahbudin S.IP, ketua DPRD provinsi Bangka Belitung Herman suhadi,  DPRD kabupaten Bangka Iskandar sidi S.IP,  dalam rangka memperingati hari pers nasional HPN kabupaten Bangka, salurkan 1000 masker untuk pedangan dan pengunjun pasar kite Sungailiat.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan, Kita hari ini langsung turun ke pasar, karena pasar ini merupakan salah contoh kegiatan masyarakat yang paling umum, apabila di pasar sudah tertib, otomatis di tempat tempat lain juga bisa tertib. Dan saat ini kami memantau secara langsung bersama sama dengan DPRD provinsi dan beserta ketua DPRD kabupaten Bangka, kita bersama sama berkaloborasi sampai hari ini, baik dari pemerintah daerah, legislatif maupun teman-teman media yang ada di Pemkab Bangka, kata Mulkan.

Nanti ke depan saat kita sudah memberlakukan Perda kita, masyarakat kita sudah siap dengan 3M tersebut, baik memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Kalau ada yang melanggar bagaimana kita memberi pembinaan dan bimbingan terlebih dahulu, tetapi nanti juga jika ada masyarakat kita yang belum mentaati otomatis akan kita kenakan sanksi, ujarnya.

Memang kita sudah sama-sama mentaati protokol covid 19 ini, tapi kan tidak semuanya 100%, masih ada celah-celahnya. Apalagi yang namanya musibah. Musibah ini kan tidak bisa diperkirakan atau diprediksi, kadang-kadang orang tanpa gejala pun bisa terjangkit virus covid 19 ini, ya kita anggaplah bahwa pada hari ini pertama kita kedepan untuk memutus mata rantai covid 19 ini. Nanti apapun yang terjadi di Pemkab Bangka ini tanggung jawab kita bersama, ungkapnya.

BACA JUGA :  Tak Hanya Desa, BAIN HAM RI Lakukan Investigasi Pembangunan APBD di Wajo

Untuk vaksinasi kemarin sudah, untuk pejabat publik, kedua untuk para tenaga medis, kemudian TNI dan Polri. Kemudian baru untuk masyarakat kita. Kami sudah mensosialisasikan kepada masyarakat bahkan kami sudah membawa sertifikat vaksinisasi itu. Dan sudah kita sampaikan kepada masyarakat bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Sebelum kita melaksanakan vaksinasi kita melakukan pemeriksaan dari tim medis kita atau screening ataupun observasi kesehatan. Dan itu juga nanti pada hari vaksinisasinya kita juga dicek lagi dari tim medis kita untuk kesehatannya. Jadi tidak usah khawatir, Jadi rumor yang berkembang atau isu yang berkembang di masyarakat itu tidak benar tetapi kami dari 11 orang yang sudah divaksin sampai hari ini kita sehat-sehat saja kata Mulkan.

Jadi sebelum kita melaksanakan Perda, kita melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terutama masyarakat kita harus memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Jangan sampai nanti Perda kita berlakukan, tetapi masyarakat kita belum siap dan kita belum siap di lapangan, dan Perda masih menunggu registrasi dari provinsi, ujarnya .

(Imron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here