Poros Indonesia, Monterado Bengkayang Kalbar (Jumat 29/07/2021) — Pencapaian pembangunan pemerintah desa Monterado tahun 2021 lebih difokuskan pada bantuan langsung tunai kepada warga yang terdampak covid-19.

Pemerintah desa Monterado sedang mempersiapkan penyaluran bantuan BLT kepada 129 KPM di tahun 2021 walaupun tahun ini agak terlambat untuk disalurkan.

Menurut kades Monterado Samaani dalam wawancara khusus diruanganya menuturkan bahwa untuk saat ini pelayanan dikantor desa tetap berjalan seperti biasa meskipun dalam situasi pendemi, pemerintah desa selalu menghimbau kepada warga untuk mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan 5 M, saya juga terus memantau aktivitas seluruh staf saya yang bekerja melayani masyarakat.

Lanjut Samaani demikian sapaan akrabnya untuk mengenai program ditahun 2021 mengenai anggaran saya selaku pemerintah desa lebih fokus pada peningkatan ekonomi kemasyarakatan hal ini kita sesuaikan dengan visi/misi Bapak Bupati. Perlu saya sampaikan bahwa di desa Monterado saya di bantu 4 dusun dan 16 RT, ucapya.

Kades Samaani menjelaskan bahwa untuk anggaran tahun 2021 ini hampir tidak ada pembangunan secara fisik karena keterbatasan anggaran, namun hanya satu kegiatan yaitu perbaikan bangunan milik desa yang ada dipasar, setelah dibangun dapat dua ruko dan saya selaku kepala desa sudah menyerahkan kepada Bumdes untuk dimanfaatkan atau dikelola dengan sasaran peningkatan ekonomi masyarakat yang ada di desa Monterado, ucapnya.

Soal penanganan covid-19 kita hanya mendapat anggaran 8% dari anggaran Dana Desa dan hal ini kami sudah laksanakan seperti pembuatan posko PPKM dan pembelian masker. Soal bantuan covid-19 dalam bentuk BLT sudah kami salurkan kepada 129 KPM walaupun belum semuanya, karena ini anggaran untuk satu tahun saya akan salurkan semua. Sehingga harapan saya kepada masyarakat desa Monterado tetap sabar, semua akan tersalurkan, tegasnya.

BACA JUGA :  PPKM Skala Mikro Berlaku di Zona Merah Pangkalpinang Untuk Pencegahan Penyebaran Covid-19

Desa Monterado dengan jumlah penduduk hampir 6.000-an dengan 1.589 kepala keluarga yang harus saya layani, ya tentu ada begitu banyak permasalahan didesa yang harus saya kerjakan, namun saya tidak kerja sendiri tapi di bantu oleh 4 kepala dusun dan 16 RT.

Lanjutnya dalam masa pandemi ini kami secara bersama-sama dengan seluruh masyarakat untuk tetap mematuhi program pemerintah dan menghimbau agar masyarakat tetap melakukan 5M, jaga jarak dan tidak berkerumun, tutupnya.

Biro Bengkayang (SM/Adiy).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here