DAERAH HUKUM

Kantongi SPK PT Timah, Tambang Timah Gasak Dekat Jalan Umum Air Jangkang.

 

 

Poros Indonesia, Bangka – Selama ini kerusakan lingkungan akibat tambang kerap sekali dikait-kaitkan dengan aktifitas penambangan timah secara ilegal saja. Namun sama sekali tidak pernah ambil peduli kalau aktifitas penambangan yang legal malah justru lebih merusak lagi.

Pantauan Tim Media ini, Sabtu(11/12/2021) terdapat tambang timah yang mengantongi SPK dari PT Timah beroperasi Sangat dekat dari bahu jalan raya air Anyer menuju jalan lintas timur, Air Jangkang, Riding Panjang, Merawang.

Tambang tersebut menambang dengan membuka kolong yang kedalamannya ± 8 – 10meter dan tepian kolongnya diperkirakan berjarak tidak sampai 50 meter dari bahu jalan raya, yang dimana apabila terjadi retakan tanah atau longsor akan mengakibatkan bahu jalan kemungkinan akan ikut ambruk.

Tambang tersebut dinilai tidak layak beroperasi karena tidak sesuai dengan Kepmen ESDM Nomor 1827 K/30/MEM/2018 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kaidah Teknik Pertambangan Yang Baik.

Tampak aktifitas penambangan dilakukan menggunakan alat berat (excavator) merek Hitachi, sebagai alat bantu untuk melakukan pengerukan atau penggalian tanah yang akan di produksi.

BACA JUGA :   DPD partai Golkar kabupaten Bandung mengadakan Rakerda di awal tahun 2022

Kemudian Tim media mencoba mengkonfirmasi Aditya selaku Pengawas Produksi (Wasprod) melalui pesan singkat WhatsApp. Namun sampai diturunkan berita ini belum ada tanggapan sama sekali.

Sekiranya agar pihak PT Timah dapat melakukan peninjauan kembali aktifitas penambangan milik mitranya tersebut untuk saat ini, mengingat cuaca sekarang ini sedang musim hujan yang rentan mengalami erosi dan longsor.

Juga meminta kepada Pihak Dinas ESDM Propinsi Bangka Belitung dan Dinas PUPR Propinsi Bangka Belitung maupun Dinas PUPR Kabupaten Bangka agar ikut peduli dalam hal ini, dan terkesan tutup mata.( Andu ).

Shares

BACA JUGA

Tindakan represif  Polisi saat aksi unjuk rasa dikecam PB HMI, Kapolres Wajo janji tindak anggotanya

Ade Darmansyah