DAERAH

Kapolda Babel kunjungi Pemkab Bangka, capaian vaksinasi perlu di tingkatkan

 

Bangka, Poros Indonesia –  Kunjungan Kerja Kapolda Kepulauan Babel ke Pemkab Bangka dalam rangka percepatan vaksinasi yang ada di Kabupaten Bangka. Bagi Desa dan Kelurahan di setiap Kecamatan yang belum mencapai 100 persen capaian vaksinasi.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolda kepulauan Babel, Irjen Pol Drs.Yan Sultra SH, didampingi oleh Perwira Jajaran Utama (PJU) Polda Babel, Kapolres Bangka beserta para PJU, para Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) dan Bhabinkamtibmas se-kabupaten Bangka di rumdin Bupati Bangka, Kamis (16/12).

Kagiatan tersebut juga dihadiri oleh Dandim 0413 Bangka, para PJU Kodim Bangka, Kejari Bangka, Pengadilan Negeri Bangka, Sekda Bangka, Koramil Sungailiat, Para Kepala OPD Pemkab Bangka, para Camat, Lurah, dan Kades Se-kabupaten Bangka.

Bupati Bangka, Mulkan SH, MH, dalam arahannya mengatakan bahwa kegiatan pada hari ini berkenaan dengan capaian vaksinasi yang sudah di instruksikan oleh Pemerintah Pusat sebesar 70 persen yang sampai saat ini belum tercapai. Dari informasi yang ada saat ini capaian vaksinasi yang ada di Kabupaten Bangka baru mencapai 64,12 persen.

BACA JUGA :   Kabupaten Bandung terpilih menjadi lokasi pilot project program sejuta vaksin Jawa Barat

“Tugas utama para kades saat ini adalah untuk mempercepat proses vaksinasi yang ada di desanya. Karena sampai saat ini untuk dosis 1 baru mencapai 64,44 persen dan masih minus 5 persen lebih. Sehingga pada hari ini kami mengundang para Camat dan Lurah serta para Kades untuk menyatukan persepsi dalam mengejar capaian vaksinasi yang belum tercapai,” terang Mulkan.

Dikatakannya, para kepala desa maupun para perangkat desa yang sampai saat ini belum di vaksinasi akan di kenakan sangsi. Dirinya menegaskan bahwa untuk mengejar capaian vaksinasi tersebut sebagai Kepala Daerah sudah menginstruksikan kepada jajaran ASN maupun Honorer bagi yang tidak mau di vaksinasi akan di kenakan sangsi, dan hal tersebut tidak main-main.

“Kita sebagai kepala desa dan perangkat desa harus memberikan contoh kepada masyarakat, bagaimana masyarakat mau di vaksin, kalau Kades maupun perangkatnya tidak mau di vaksinasi. Begitu juga para ASN dan Tenaga Kontrak kita apabila sampai saat ini belum ada di vaksin maka TPP tidak akan kita bayar selama 2 bulan (ASN) dan tenaga kontrak kita tidak akan kita perpanjang kontrak kerjanya,” tegas Bupati Bangka.

BACA JUGA :   Aqil butuh donasi biaya pengobatan dari patah kaki agar bisa sekolah kembali

Sementara itu, Kapolda kepulauan Babel, Irjen Pol Drs. Yan Sultra SH, menerangkan bahwa Pemerintah Pusat sudah mendorong percepatan vaksinasi yang ada di seluruh Indonesia. Polri maupun TNI sudah berupaya mendorong percepatan vaksinasi yang ada di daerah-daerah melalui jajarannya untuk dapat membantu pemerintah daerah dalam mensukseskan vaksinasi tersebut.

“Untuk capaian vaksinasi tersebut, selama satu tahun untuk dosis 1 harus sudah mencapai 70 persen dan untuk dosis 2 harus mencapai 71 persen. Kami dari Polri bersama TNI sudah menggenjot dan mendorong percepatan vaksinasi yang ada di daerah khususnya di Bangka Belitung. Untuk capaian vaksinasi yang ada di Babel, Kabupaten Bangka capaian vaksinasi yang paling terendah dari 7 Kabupaten dan Kota se-bangka Belitung,” Mengakhiri (Imron)

Shares

BACA JUGA

GeoDipa dukung pemerintah tingkatkan ekspor kopi tiga kali lipat

Ade Darmansyah