DAERAH

Ketua komisi C DPRD Kab. Bandung  Sidak ke Treminal Cibereum Ciwidey

 

Poros Indonesia, Kabupaten Bandung Kamis (13/1/2022) –  DPRD KOMISI C yang terdiri dari H. Yanto DPRD fraksi Golkar, Dadan Konala fraksi PDIP, Tatang Sudrajat fraksi Gerindra mengunjungi Terminal Ciwidey Kabupaten Bandung. Hadir juga Kepala Bidang Prasarana Perhubungan Agus Wahyu Widi. Kunjungan ini diadakan karena adanya pengaduan masyarakat sini baik masyarakat paguyuban dan masyarakat pedagang pasar bahwa Terminal Ciwidey semrawut sehingga mobil yang masuk enggan mampir ke pasar ini sehingga merugikan beberapa pedagang.

Menurut H. Yanto DPRD dari fraksi Golkar perlu adanya pembenahan, yang pertama yang harus dibenahi yaitu pembetonan jalan. Terkait pembetonan jalan Dishub sudah membuat DD dan sudah mengajukan keprovinsi dengan total anggaran 5M, namun karena covid anggaran tersebut dicoret kembali dan tahun ini pemerintah Kabupaten Bandung hanya bisa menganggarkan 200jt / 10% dari luas lahan yang ada.

H. Yanto mengungkapkan dengan kedatangan Komisi C mudah-mudahan bisa membantu kebutuhan masyarakat mensupport dari segi anggaran sehingga Ciwidey memiliki pasar yang representative. Tidak perlu mengharapkan bantuan dari provinsi karena Pasar Ciwidey merupakan pasar tipe C dimana sesuai ketentuan untuk pasar tipe C atau tipe D merupakan kewajiban dan kewenangan pemerintah Kabupaten Bandung.

BACA JUGA :   Polsek Urban Pitumpanua kabupaten Wajo berhasil mengamankan pelaku pencuri HP di Puskesmas.

Terkait adanya bangunan didepan yang menyulitkan kendaraan untuk masuk, perlu di tinjau apakah pengembang lama berhak untuk menjual lahan-lahan yang menjadi bagian lahan pasar dan terminal. Bangunan yang dijual oleh pengembang terdahulu perlu diselesaikan baik secara hukum maupun secara musyawarah mufakat jangan ada pihak-pihak yang dirugikan. Apa artinya dagang membuat bangunan yang bagus-bagus tapi kendaraan yang masuk sulit sehingga membuat orang malas untuk belanja.

Dadang.

Shares

BACA JUGA

APJI berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran UNJANI peningkatan UMKM.

Ade Darmansyah