DAERAH

Melestarikan alam, Geo Dipa menanam 1000 pohon di hari gerakan satu juta pohon sedunia untuk peradaban yang harmoni

Poros Indonesia, kabupaten Bandung — Geo Dipa energi menanam, melestarikan alam untuk peradaban yang harmoni. Bertepatan dengan Hari Sejuta pohon pada hari Senin 10/01/2022. PT Geo Dipa Energi (Persero) “GeoDipa” melaksanakan kegiatan penanaman 1000 pohon dengan 50 jenis berbeda di wilayah kerja Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Patuha 2 di areal seluas ±3 Ha.

Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kegiatan ini merupakan komitmen GeoDipa yang berkolaborasi bersama para pemangku kepentingan yang hadir seperti Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Perum Perhutani, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), dan juga para pemerhati lingkungan, diantaranya Yayasan Panata Giri Raharja, Pemuda Pancasila, Forum DAS Citarum, Gajah Putih.

HSE & Safeguard Manager, Hefi Hendri, menyampaikan“ Kami berkomitmen untuk mengurangi emisi karbon melalui energi bersih yang ramah lingkungan. Selaras dengan hal tersebut, kami berupaya menerapkan salah satu dari empat pilar community development perusahaan yaitu Geo Dipa Hijau melalui penanaman 1000 pohon.

Guna meningkatkan unsur penyerap karbon di areal kerja. Selain itu, program ini juga sejalan dengan  komitmen Global yang tertuang dalam SDGs tujuan 13, yaitu Penanganan Perubahan Iklim,” tutur Hefi Hendri.

BACA JUGA :   APDESI Wajo geruduk DPRD, menolak Perpres tahun 2021 Nomor 104

Penanaman pohon ini merupakan acara berkelanjutan yang sebelumnya telah dilakukan pre-event, berupa penanaman pohon yang dilaksanakan pada hari Selasa (21/12) di areal seluas 6 Ha. Hefi juga menambahkan “ Kami berharap dengan tumbuhnya 1000 pohon berkontribusi dalam perlindungan keanekaragaman hayati Hutan Patuha dan Cagar Alam Gunung Tilu sebagai penyangga perubahan iklim dan terserapnya lebih banyak air untuk Daerah Aliran Sungai (DAS).” Tutup Hefi Hendri sebagai HSE & Safeguard Manager.

Saat yang sama Pemerhati lingkungan Eyang Memet, menyampaikan “ Kami sangat mengapresiasi karena telah membantu mewujudkan cita-cita kita bersama untuk menanam sejuta pohon. Diharapkan bahwa dalam waktu 5, 10 hingga 20 tahun ke depan pohon-pohon ini menjadi rekam jejak yang baik untuk anak cucu kita sehingga mereka dapat menikmati manfaatnya. Karena kita jaga alam, alam akan jaga kita.”

Selain upaya-upaya pelestarian tersebut, GeoDipa juga akan menghutankan kembali di area lahan kompensasi Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH) untuk Kegiatan Pengembangan PLTP Patuha Unit 2 seluas ±5,6 Ha di desa Sugihmukti.

BACA JUGA :   Wisatawan dimanjakan keindahan alam Tangkeban Nyalembeng

Hal ini akan dilaksanakan setelah lokasi calon lahan kompensasi IPPKH tersebut mendapat persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” ucap eyang Memet.

Kepala Bidang Penataan DAS Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Adji Sumarwan menyampaikan “Saya senang rekan-rekan dapat berkumpul dan berbagi pada hari ini. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus sama-sama kita jaga dan berkelanjutan jangan sampai terhenti sampai disini.”
Salam Lestari! ***( Asep )

Shares

BACA JUGA

Peringati tiga tahun pimpin Wajo, Bupati-Wabup Wajo akan digelar di R T H Callaccu

Ade Darmansyah