DAERAH

PT. GeoDipa Energi tanam 7.500 pohon di Gunung Tilu upaya selamatkan lingkungan

 

Poros Indonesia, kabupaten Bandung – PT Geo Dipa Energi (Persero) Unit Patuha melakukan kegiatan penanaman pohon pada giat ” Geo Dipa Hijau ” Trees For Life” Pada kawasan Hutan Lindung dan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam ( BBKSDA ) di
Gunung Tilu, desa Sugihmukti, Kecamatan Pasirjambu, Kab.Bandung. Selasa 21/12/2021.

Program penanaman tersebut diharapkan dapat menjaga ekosistem lingkungan dan keanekaragaman hayati.

HSE Manager PT.GeoDipa Energi Unit Patuha
Andhika Yudiaji mengatakan “, Kegiatan hari ini adalah pre-event dari GeoDipa menanam pohon, kita punya cita-cita menanam sekitar 1 juta pohon. Target 5 tahun sampai 10 tahun ke depan, saat ini kita menanam di area BKSDA dan perhutani,”

Saat ini penanaman pohon dilakukan di area BKSDA seluas 5 hektar dan area Perhutani seluas 1,5 hektar. Pihaknya menanam pohon keras yang sesuai kondisi alam tersebut termasuk di area yang rawan longsor. Penanaman tahap pertama ini dilakukan dalam rangka menyambut Hari Sejuta Pohon pada bulan Januari mendatang.

“Karena menanam di kawasan hutan cagar alam jadi memang tanaman endemik tanaman kerasu rasamala. Benar-benar tanaman endemik yang ada di cagar Gunung Tilu,” ungkapnya.

BACA JUGA :   Pasar Mambo taman kota Sungailiat : Tidak setiap hari sampah ini berserakan

Andhika mengatakan ” Penanaman pohon dengan target 1 juta pohon akan dilaksanakan secara bertahap. Selain itu tiap 6 bulan akan dilakukan pemeriksaan terhadap kondisi-kondisi pohon yang telah ditanam.

Pihaknya akan menggandeng seluruh pihak dari pemerintah, pegiat lingkungan hingga masyarakat setempat. PT Geo Dipa Energi (Persero) berharap penanaman pohon dapat menjaga keanekaragaman hayati di wilayah tersebut.

“Harapan kita karena kita berada di area hutan jadi keanekaragaman hayati tetap terjaga,” Ucapnya.

Kabid KSDA wilayah Soreang, Kabupaten Bandung mengatakan”, Penanaman pohon akan terus dilaksanakan secara bertahap. Total pohon yang ditanam saat ini kurang lebih sebanyak 7.500 pohon dengan berbagai jenis pohon.

“Luas 2 hektar dengan 7.500 batang pohon dengan berbagai jenis ada sekitar Rasamala, Salam, Puspa. Bibit ini berasal dari persemaian cagar alam Gunung Tilu. Kami memiliki bibit endemik tanaman Gunung Tilu,” katanya.

Ia berharap kegiatan penanaman pohon dapat memulihkan ekosistem, memulihkan habitat satwa liar dan satwa lepas liar. “Ada satwa macan jawa, lutung jawa, owa jawa kita pulihkan habitat sehingga keanekaragaman hayati terjaga,” tutup Kabid KSDA Sorang.

BACA JUGA :   Kabupaten Bangka saat ini tidak ada penambahan teronfirmasi covid-19.

Sementara itu, pecinta lingkungan sekaligus aktivis LSM Walatra, Eyang Memet  mengapresiasi PT GeoDipa Energi yang melaksanakan program penanaman 1 juta pohon secara bertahap di Gunung Tilu. Ia berharap pihak GeoDipa mulai memahami tentang cara menanam dan memelihara tanaman.

“Saya berangkat dari satu semangat yang sama bahwa kita bertanggung jawab, bicara lingkungan itu kewajiban semua pihak, bukan kewajiban GeoDipa saja. Mudah-mudahan semangat ini ditindaklanjuti dengan saling memberi keilmuan seperti apa jenis-jenis tanaman yang layak ditanam dengan ketinggian seperti di Patuha ini,” katanya.

Eyang Memet menjelaskan,” Tidak semua jenis tanaman bisa ditanam di Patuha yang memiliki ketinggian di atas 1200 permukaan laut. Namun begitu, banyak jenis tanaman yang cocok ditanam di Patuha.

“Tidak terlalu sulit. Kita lihat pohon yang ada di sekeliling hutan ini misalnya ada¬† Rasamala, Puspa, ada Kisireun, Kitambaga. Kita cukup melihat di situ ini jadi satu pembelajaran. Jadi kita tidak perlu belajar lagi tapi melihat pohon yang ada disekitar sini, ” tutup Eyang Memet.

( Asep A ).

Shares

BACA JUGA

DPD Golkar kota Singkawang peduli korban banjir 2022

Ade Darmansyah